Kominfo Goes to the Radio: Purworejo Menuju Bebas Stunting

By ADMIN 17 Jul 2024, 09:07:35 WIB Kominfo Goes To The Radio
Kominfo Goes to the Radio: Purworejo Menuju Bebas Stunting

Keterangan Gambar : Kepala DINSOSDALDUKKB, Ahmad Jaenudin SIP MM


Purworejo, Dinkominfostasandi Kabupaten Purworejo – Selasa, 16 Juli 2024, Telah terselenggara program Kominfo Goes to the Radio (KGTR) di LPPL Radio Irama FM Purworejo. Acara ini disiarkan secara langsung di kanal Youtube Kominfo Purworejo dan channel 88.5 MHz LPPL Irama FM. Acara dibuka oleh MC Ayu TSR dengan menyapa tamu yang hadir, pendengar radio dan juga penonton live streaming. Selanjutnya Sondong dan Benjet memandu dialog interaktif dengan gaya khasnya yang lucu sebagai moderator.

 

Kominfo Goes to the Radio kali ini membahas tema  Percepatan Penurunan Stunting. Dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOSDALDUKKB) Kabupaten Purworejo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo.

 

Kepala DINSOSDALDUKKB Kabupaten Purworejo, Ahmad Jaenudin SIP MM menyampaikan bahwa permasalahan stunting menjadi salah satu tugas penting bagi instansi. Peran DINSOSDALDUKKB Kabupaten Purworejo dalam permasalahan stunting adalah untuk mengupayakan terbentuknya keluarga berkualitas dan bebas stunting. Salah satunya dengan mengarahkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program-program pemerintah. Sehingga saat sudah waktunya nanti harapannya dapat melahirkan keturunan yang sehat jasmani dan rohani.

 

"Di program keluarga berencana targetnya untuk membentuk keluarga yang berkualitas, punya keturunan yang sehat jasmani dan rohani. Nah salah satu indikator sehat jasmani ini adalah tidak stunting," ujarnya.

 

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) angka stunting di Kabupaten Purworejo masih cukup tinggi, yaitu 20,6 persen pada tahun 2023. Meski demikian angka tersebut telah mengalami penurunan 0,7 persen dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 21,3 persen.

 

Ahmad Jaenudin menyebutkan, DINSOSDALDUKKB Kabupaten Purworejo juga melakukan program Percepatan Penurunan Stunting (PPS). Upaya penurunan stunting dilakukan mulai dari pencegahan. Caranya, bagi remaja putri, sebelum menikah diimbau untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Dengan begitu diharapkan dapat mencegah anak keturunan yang lahir agar tidak stunting.

 

“Untuk masyarakat persiapkan remaja putri yang sehat, calon pengantin yang sehat dan usianya yang sudah matang. Saat hamil penuhi nutrisi yang cukup,” imbau Jaenudin.

 

Masyarakat sering kali menganggap stunting sebagai penyakit, namun anggapan itu tidak benar. Menurut dr Nursalim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan gizi dan bersifat kronis yang terjadi pada usia sampai dengan 59 bulan, yang berakibat pada perkembangan fisiknya. Dimana tinggi badan lebih rendah dibandingkan anak seusianya.

 

dr Nursalim menambahkan, "Jika anak sudah usia 5 tahun keatas, walaupun tinggi badan dan panjang badannya lebih rendah daripada rata-rata anak seusianya tidak dikatakan stunting."

 

Disampaikan pula, pada bulan Juni lalu Pemerintah Kabupaten Purworejo telah melakukan intervensi serentak, dengan penimbangan dan pengukuran bagi balita yang ada di Kabupaten Purworejo. Hasil dari kegiatan intervensi serentak ini, prevalensi stunting di Kabupaten Purworejo mencapai angka 14,68 persen. Target prevalensi stunting nasional untuk awal tahun 2024 sendiri yaitu 14 persen.

 

"Alhamdulillah penimbangan dan pengukuran balita serentak kemarin cakupannya sudah 100 persen. Hasil dari kegiatan intervensi serentak itu prevalensi stunting di Kabupaten Purworejo yaitu 14,68 persen, ini sudah mendekati target nasional," ucap Nursalim.

 

Melalui kegiatan Kominfo Goes to the Radio ini diharapkan dapat menyebarluaskan informasi yang penting bagi masyarakat. Terutama dalam upaya percepatan penurunan stunting, harapannya informasi yang disampaikan melalui program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga visi misi pemkab untuk Purworejo bebas stunting dapat terwujud.




Video Terkait:

Berita Purworejo

Instagram


Counter Pengunjung